Permasalahan Koperasi Saat Ini

Mendapat tugas dari dosen ekonomi koperasi tentang permasalahan koperasi saat ini awalnya aya agak bingung . Masalahnya koperasi saat ini tidak terlalu terdengar gaungnya ! mungkin itu lah masalah yang di hadapi koperasi saat ini.

Seperti yang kita ketahui, setelah masa reformasi dan era otonomi daerah, perhatian pada koperasi mulai berkurang. Dimulai dari di hapuskannya Departemen Koperasi pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid. Koperasi yang dahulu memiliki departemen hingga kini hanya menjadi kantor kementerian negara. Hal tersebut menyebabkan koperasi tidak dapat menjalankan fungsinya secara efektif. Salah satu buktinya adalah semakin banyak jumlah KUD yang di tutup. Di Jambi misalnya, beberapa koperasi yang sebelumnya didirikan untuk mendukung pola Perkebunan Inti Rakyat (PIR) kini hampir setengahnya harus di tutup.

Selain dari masalah Struktur Organisasi tersebut,  telah mulai terungkap bahwa KUD yang dahulu tampaknya ideal ternyata rawan korupsi. Para pengurus KUD memanfaatkan KUD sebagai ladang untuk di korupsi. Hal tersebut menyebabkan menurunnya citra koperasi di mata Masyarakat. Banyak masyarakat yang sekarang tidak percaya lagi kepada koperasi.  Hal ini menyebabkan program – program di bidang koperasi dan UKM tidak menjadi prioritas program dalam kebijakan pemerintah saat ini. Anggaran untuk sektor UKM dan koperasi hanya cukup untuk membiayai aparat pemerintah dan sarana birokrasi yang menjalankan sektor ini. Ketiadaan anggaran berarti stagnasi dalam menjalankan program – program. Ini membuat Menteri Koperasi dan UKM tidak cukup berhasil membangun iklim yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya UKM dan koperasi. Pemberian akses informasi usaha bagi UKM dan koperasi, pemberian akses permodalan dan perluasan jaringan pemasaran, baik lokal maupun internasional belum mampu dilakukan secara maksimal oleh kementerian ini. Alasannya keterbatasan dana dan kekalahan dalam memperjuangkan. Memperjuangkannya juga termasuk dalam bidang legislasi. Payung peraturan untuk UKM dan koperasi selama setahun ini tidak cukup memadai sehingga tidak banyak yang dapat dinilai atau dievaluasi.

Dari permasalahan yang dihadapi koperasi saat ini, saran yang bisa saya berikan adalah yang pertama, mulainya peningkatan perhatian pemerintah kepada keadaan koperasi saat ini. Lebih ditingkatkan lagi sosialisasi koperasi kepada masyarakat di Indonesia terutama masyarakat di pedesaan. Hal tersebut dapat meningkatkan keperdulian masyarakat terhadap koperasi. yang kedua, keterbatasan dana sebenarnya dapat di siasati dengan mengajak serta perbankan dalam pendanaan koperasi dan UKM.

Semoga saja dengan adanya keperdulian dari pihak pemerintah dan juga masyrakat, Koperasi di Indonesia dapat berjalan lebih baik lagi..

=)

Published in: on November 24, 2009 at 7:53 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://antilicious.wordpress.com/2009/11/24/permasalahan-koperasi-saat-ini/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: